Showing posts with label lovelife. Show all posts
Showing posts with label lovelife. Show all posts

Tuesday, July 4, 2017

I BELIEVE - SYMPHONY WORSHIP (lyric and testimony)

Shalom, 
Malam ini aku menulis ditemani lagu yang sangat memberkati dari Symphony Worship - I Believe yang sempat membuatku nangis kejer kayak anak kecil di hadiratNya. Aku merasakan kebaikanNya yang teramat sangat dan kasihNya yang mengalir dalam hidupku. 

berikut lirik powerfulnya :



I Believe

Lirik lagu I Believe by Symphony Worship - Album Freedom

Lord I offer You my heart
All I am, all to You
Lord I want to be with You
In Your presence I am whole

Lord I want to walk with You
Hold me close in Your arm
Lord I want to be with You
In Your presence I am whole

I will trust in You
I will trust in You

I believe, I believe in You
I will walk with You
I will walk with You
I surrender to Your plans
You are there in all my struggles
Lord I trust in You

I believe I believe in You
I will walk with You
I will walk with You
Be the reason that I live
Fulfill the purpose in my life
Lord I trust in You

Even when the storm is raging
Your word guides my heart
Even when it's hard to sing out
I will lift Your Name on high
Now that every chain is broken
And my heart has been set free

I will trust in You
I will trust in You

dan inilah yang membuatku benar-benar tenggelam dalam setiap kata dalam lagu tersebut. Ketika aku mengalami, ketika aku meletakkan hidupku, bukan hanya sekali, namun berkali-kali. Karena setiap bagian dalam hidupku harus diletakkan, bagian per bagian. Dan sekali lagi ketika kedaginganku dikoyakkan, ketika aku mengangkat tanganku dan berkata "Tuhan, aku mau percaya padaMu, sekalipun aku ndak ngerti!" aku meletakkan ketidakpercayaanku dan usaha manusiaku di mezbahNya. 

Karena malam ini, aku melihat Tuhanku hidup dan Dia Tuhan yang mendengar doa. Aku melihat tanganNya yang ajaib tiba-tiba membalikkan keadaan yang kelihatannya mustahil. Dan aku melihat, ketika kita berdoa dan berdiri untuk seseorang, keluarga bahkan bangsa, maka TUHAN akan menjawab doa kita. Itu suatu yang menerobos pikiranku. Ketika selama ini, aku berdoa, tapi aku tidak percaya kalau doaku didengar, ataukah berhasil? tidak ada iman sekalipun aku berdoa. 

tapi hari ini, tiba-tiba aku sadar, ketika kita sepakat dengan Tuhan, kita sungguh-sungguh berdoa dan berdiri untuk seseorang, maka itu diperhitungkan di hadapan Tuhan. 

"I will trust in YOU...I will walk with YOU..."

seperti lagu ini membuatku ingin menjerit, Tuhan... sudah saatnya, aku berjalan bersamaMU, flow with YOU.. menuntaskan yang menjadi destiny dan panggilanku. MUngkin saat ini aku blm dengan pasti melihat, namun aku yakin, step by step sambil aku terus berjalan bersamaMU, Engkau pun akan membawaku ke destiny yang KAU tetapkan. Salah satunya, berdiri bagi keluargaku. 

Dan malam ini, satu selaput lagi telah terkoyak. AKu tahu kini, Engkau Tuhan yang mendengar doa. Engkau Tuhan yang hidup. 

Mengenai Lagu ini, 
aku mendengarkannya sekilas dari instagram dan tertarik untuk mencari judul lagu tersebut. Sebenarnya lagu ini sudah cukup lama, tapi belum merhema dalam hatiku. Seringkali mengenai sebuah lagu pujian, sekalipun itu lagu yang baru dan bagus, tapi aku menyanyikannya ketika aku mendapat rhema dari lagu tersebut. Sehingga aku tidak berpatokan harus lagu baru, harus lagu hits. Aku ingin belajar mengikuti kerinduan Tuhan, mood Tuhan, selera Tuhan, meskipun belum sepenuhnya mampu. 

Satu lagi, ketika kita menyanyi menyembah, seringkali Tuhan inginkan kita ngerti arti dari lagu tersebut, bukan hanya ngerti tapi juga ada "emosi" di dalamnya. artinya, ketika kita menyanyikan lagu cinta, terdapatkan cinta di dalamnya? atau hanya kata-kata mati?  ketika kita menyanyikan lagu pengagungan, adakah rasa kagummu? ketika lagu itu bercerita tentang percaya pada Tuhan? adakah hatimu menjerit, berkata "Tuhan.. aku ini meletakkan hatiku untuk mempercayai Engkau dalam setiap rencanaMU!" 

Jangan hanya melakukan kata-kata dalam lagu itu, tapi bawa "emosi" mu di dalamnya. Bukan flat, bukan sekedar kata-kata, bukan sekedar suara bagus, dan teknik yang oke. karena ketika itu lahir dari hati dan keintiman kita dg Tuhan, orang-orang yang mendengar akan terberkati, Tuhan akan disukakan. 

Ada satu scene yang paling aku suka dari film "Ballerina" yang berkaitan dengan passion. Apa yang membedakan Felice dari saingannya, si nona perfect Camille yang berlatih balet bertahun-tahun? 

Felice menari dengan "emosi"nya, dengan passionnya. aku suka sekali dengan kata-kata guru felice, "bawa emosimu masuk dalam setiap gerakkannya, cintamu, obsesimu, gairahmu, kerinduanmu, semuanya..." 

begitu pula dalam menyanyi. Bawa seluruh "emosi" mu di dalamnya. Bukan hanya datar, bukan hanya suara, tanpa emosi. 

Dan tanpa mengenal dan berjalan bersamaNya hari lepas hari, tidak pernah ada emosi yang dibangun. Kau tidak bisa menyanyikan lagu cinta untuk seseorang yg tidak kau cintai. Kau mungkin bisa, tapi itu bukan dari hatimu. Untuk mendapatkan emosi yang utuh, harus ada pengalaman berdua. 

Penyembahanmu hanya akan sedalam pengalamanmu dengan Tuhan  - Sari Simorangkir. 



Tuesday, April 19, 2016

JODOH DARI TUHAN -- dari Buku Jodoh dari Tuhan oleh Pdt. Yosea Christiono


Tuhan itu jaminan hidup yang bisa diandalkan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Apapun yang dari tuhan pasti akan baik bagi siapa pun yang mengasihi dia dan hidup sesuai dengan kehendak-nya.
Tetapi ternyata dalam hal jodoh atau pasangan hidup – banyak hal yang membuat orang meragukan rencana tuhan yang baik dan sempurna.
Pertanyaan untuk yang belum menikah adalah: di manakah jodohku? Dan kalau muncul beberapa orang untuk dipilih – maka pertanyaan berikutnya adalah: yang mana jodoh dari tuhan?
Pertanyaan untuk yang sudah menikah adalah:  apakah ini benar-benar jodoh yang daripada-mu? Bahkan ketika tiba di titik perbedaan yang tajam maka pertanyaannya menjadi: tuhan mengapa jodoh daripada-mu begitu buruk? Ketika orang tidak mengerti kehendak tuhan dan terjebak pada pengertiannya yang salah maka tuhan pun dipersalahkan.
Apakah ada jodoh yang dari tuhan? Jawabannya adalah ada!

Tuhan menyiapkan pasangan yang sepadan bagi anak-anak-nya karena dia bapa yang baik.

Bagaimana caranya untuk mendapatkannya?
Mari kita lihat contoh-contoh pernikahan yang dibentuk tuhan dalam alkitab.
Awal mulanya diciptakan hanya satu adam dan satu hawa, satu laki-laki dan satu perempuan – tidak ada pilihan yang lain. Dan mereka pun disatukan tuhan dalam pernikahan.

Contoh berikutnya adalah pernikahan abram dengan sarai – mereka adalah saudara se-ayah lain ibu. Abram dan sarai adalah jodoh dari tuhan melalui pernikahan keluarga. Lalu perhatikan pernikahan ishak dan ribkah. Eliezer, hamba abraham, mencarikan jodoh untuk ishak, anak tuannya. Singkat cerita ishak dan ribkah pun dijodohkan dan mereka bersedia. Ishak dan ribkah adalah jodoh dari tuhan dengan cara dicari dan dijodohkan.
Contoh berikutnya adalah yakub. Yakub awalnya tertarik kepada rachel, tetapi kemudian dia mendapatkan lea dan rachel, juga kedua hambanya. Apakah mereka berempat jodoh dari tuhan untuk yakub? Pasti tidak. Tuhan tidak merencanakan poligami. Yakublah yang menuruti kebiasaan perkawinan bangsa kanaan dengan menerima wanita lain yang awalnya tidak dicintainya. Lihatlah point bagaimana yakub mendapatkan jodohnya. Rachel didapat yakub dengan cara memilihnya.
Jadi kalau dilihat cara-cara di atas , jodoh dari tuhan itu bisa didapat seperti adam dan hawa – sudah disiapkan sebelumnya oleh tuhan ; atau bisa dijodohkan oleh keluarganya, dijodohkan dengan perantara atau mencarinya sendiri secara alami seperti yakub.
Lalu jaman sekarang ini bagaimana saya mendapatkan jodoh? Kalau saudara bersedia dijodohkan oleh keluargamu dan engkau tidak keberatan, maka engkau sudah menemukan jodohmu. Kalau engkau mencari sendiri yang seiman, sepola pikir, setujuan, sepakat dan mendapatkan restu dari orang tuamu, maka engkau sudah mendapatkan jodohmu. Kalau engkau mau secara rohani mendapatkan jodoh yang dari tuhan maka engkau mesti memperhatikan poin-poin berikut ini dengan seksama supaya tidak menyesal kemudian.

Sebenarnya apakah jodoh dari tuhan itu?
Jodoh dari tuhan itu adalah jodoh yang sesuai dengan kehendak tuhan. Di mana laki-laki dan perempuan mengetahui kehendak tuhan dalam hidupnya masing-masing dan kehendak tuhan dalam pernikahan mereka kelak.
Jodoh dari tuhan adalah untuk kepentingan tuhan. Mereka yang mengatakan mendapatkan jodoh dari tuhan semestinya mengerti apa tujuan tuhan dalam pernikahan mereka. 
Tujuan tuhan atas penikahan adalah diciptakan segambar dan serupa dengan tuhan untuk disatukan, memiliki keturunan illahi, bersatu untuk berkuasa dan menjadi berkat bagi orang lain.

Kalau saya mendapat mimpi atau nubuat dari orang lain tentang jodoh saya – apakah itu pasti benar?  Bisa benar , bisa tidak benar !
Sebelum memutuskan menerima atau menolaknya, cobalah perhatikan beberapa hal berikut ini:
apakah kamu memang suka atau naksir yang bersangkutan? 
      Kalau jawabannya ‘ya’, bisa jadi itu luapan keinginanmu. 
      Bila ‘tidak’    lanjutkan hal berikutnya.

apakah kamu dan dia sudah cukup dewasa secara umur, mental dan   
     rohani untuk menikah? 
     Kalau jawabannya belum cukup umur dan belum dewasa secara   
     mental, tundalah pernikahanmu ; kalau belum mengerti tujuan hidup  
     pernikahan, tundalah juga pernikahanmu.

     apakah dia juga dapat mimpi yang sama dan nubuat yang sama dari 
     orang yang berlainan?
     Kalau jawabanya ‘ya’, maka ambilah jeda waktu yang cukup, dan    
     perhatikanlah apakah mimpi dan pesan yang sama itu tetap muncul?

Kalau ternyata jawaban hal-hal di atas positif – lakukanlah langkah yang normal berikutnya. 
Cobalah kenali dia secara alami, kenali keluarganya, sharingkan tujuan hidup dan prinsip-prinsip hidupmu. 


Kalau ternyata setelah berjalan sekian waktu ternyata semuanya baik – maka bisa jadi mimpi dan pesan itu benar bahwa dialah jodoh dari tuhan. Itupun tetap harus diusahakan dengan kerja keras untuk menjalaninya. Yang jelas mulai ada kejelasan ‘tujuan khusus dari tuhan’ atas kesatuanmu sebagai suami istri kelak. Saling melengkapi dan bisa bekerjasama untuk membangun ke dalam dan memberikan nilai kehidupan kepada orang lain.

Kalau ternyata jawaban rambu-rambu di atas adalah negatif – maka lupakanlah mimpi atau pesan itu. Tetapi jangan tutup kemungkinan akan muncul kembali hal yang sama di kemudian hari untuk diuji kembali. Jangan berkeras hati memegang akan standart calon pasangan hidupmu. Belajarlah untuk mendengarkan, membandingkan dengan kenyataan dan tetapkanlah standart minimal sebagai syarat calon pasanganmu.
Kalau saya mencari jodoh dari tuhan secara alami – apa saja yang perlu saya perhatikan?

1. Yang mudah untuk diketahui pertama adalah apakah calon pasangan hidupmu itu memiliki iman sepertimu?
Untuk menikah itu perlu bahasa iman yang sama sehingga di perjalanan pernikahan lebih mudah membangun komunikasi hati dan komunikasi iman diantara kedua-nya. Bahasa iman muncul dari pengertian dan pengalaman pribadi dalam mengenal tuhan, juga muncul dari tanggapan atas hal-hal rohani yang dihadapi. Contoh seorang anak muda yang mengalami pemulihan kasih bapa didalam hidupnya akan menganggap tuhan sebagai bapa yang mempedulikan dan mengasihinya. Bahasa imannya tentang tuhan sebagai bapa menjadi sesuatu yang nyata. Tetapi kalau anak muda ini tidak mengalami pemulihan kasih bapa, bahasa iman ‘kasih bapa, bapa yang peduli, bapa yang memberikan masa depan’ tidak ada dalam kamus hidupnya.
Kalau kita bertemu dengan seseorang yang memiliki bahasa iman yang sama, maka untuk membangun komunikasi, saling pengertian dan membangun kesepakatan akan dilakukan dengan sangat mudah.
Perhatikan apakah calon pasangan hidupmu memiliki bahasa iman yang sama denganmu?


2. Yang kedua. Apakah dia sudah dewasa secara umur, mental dan iman?
Memang umur bukan ukuran kedewasaan, tetapi kamu membutuhkan pasangan yang mampu bersikap dewasa, bukan kekanak-kanakan. 
Kapan seorang anak muda mulai bisa bertanggung jawab? 
Kapan seorang anak muda bisa memenuhi kebutuhannya sendiri?
Kapan seorang anak muda bisa diajak kerjasama untuk mencapai tujuan bersama? 
Kapan seorang anak muda mampu memberikan rasa aman kepada calon pasangannya? 
Keempat pertanyaan diatas menuntun seberapa dewasa karakter anak muda itu dibandingkan dengan umurnya.

Pernikahan itu hanya untuk orang yang berani, mau berusaha dan bertanggung jawab. 
Seorang kanak-kanak biasanya egois, penakut, mudah patah semangat dan cenderung tidak mau bertanggung jawab. Tetapi seorang yang dewasa dan siap menikah harus menyadari bahwa hidup pernikahan membutuhkan keberanian, empati, peduli, tekad yang pantang menyerah dan tanggung jawab.

Perhatikan calon pasangan hidupmu apakah sudah memiliki benih-benih karakter tersebut diatas. Ingat bahwa didalam perjalan pernikahan engkau membutuhkan pasangan yang bergantian saling mendukung dan saling menolong. Kalau secara mental dia belum matang, dia akan membutuh-kan bimbingan terus menerus. Padahal pernikahan adalah kerjasama dua orang yang terikat komitmen janji pernikahan. 
Pernikahan itu membutuhkan iman yang bertumbuh. Kalau tidak bertumbuh dewasa imannya, maka semakin hari hidup dianggap beban – padahal hidup pernikahan itu indah bila secara iman dijalin bersama dengan tuhan.


3. Ketiga. Apakah dia pasangan yang sepadan?
Sepadan itu adalah bisa saling menolong ,  saling melengkapi dan saling menyempurnakan.
Menikah itu adalah kesepakatan perjanjian dan kerjasama dua orang yang memiliki tujuan yang sama tentang keluarga.
Sedangkan pacaran itu masa persiapan untuk saling mengenali  kepribadian, pola pikir, kebiasaan, kekuatan, kelemahan dan keluarga masing-masing. Pacaran bukan hanya bicara tentang perasaan cinta, tetapi bicara tentang persiapan masa depan berdua. 
Bila sejak pacaran kalian sudah belajar saling mengenal dan berlatih bekerja sama, maka kalian akan tahu apakah kalian adalah pasangan yang sepadan – setara, yang bisa saling menolong dan saling melengkapi satu dengan yang lain. 
Apakah pasanganmu bisa menutupi kekuranganmu dan apakah kekuatanmu bisa menutupi kekurangan pasanganmu?


4. Keempat. Apakah kedua orangtua kalian merestui hubungan kalian?
Orangtua yang baik adalah wakil tuhan bagi anak-anaknya. Dengan melibatkan orangtua untuk melihat calon pasangan hidupmu - akan menolongmu untuk tidak salah memilih. Komunikasikan dengan baik dan yakinkan orangtuamu bahwa kalian berdua siap untuk saling membangun dan menolong dalam pernikahan kalian kelak. Luangkan waktu yang cukup untuk bergaul dengan keluarga calon pasangan hidupmu. 
Jangan berlaku ‘jaim’ - jaga image - berlebihan supaya keluarga calon pasanganmu bisa melihat karaktermu apa adanya dan tidak merasa tertipu kemudian. 
Mendapatkan restu dari orang tua dalam pernikahan adalah seperti mendapatkan bekal moral dalam perjalanan hidup yang panjang. Restu dari orang tua diwujudkan dalam persetujuan hubungan juga dukungan doa dan dukungan material. Orang tua yang baik peduli dengan masa depan anak-anaknya termasuk peduli dengan siapa anaknya akan menikah kelak. Sejak kecil orang tua memberikan nilai-nilai hidup kepada anak-anaknya, juga pengalaman imannya kepada tuhan, juga impian-impiannya atas anak-anaknya. Anak-anak akan mengerti tujuan hidupnya dan segala bekal pengetahuan, pengertian dan ketrampilan untuk memasuki kehidupan pernikahan yang jauh lebih baik daripada orang tuanya.


5. Kelima. Walau bukan keharusan, mintalah saran kepada pemimpin rohanimu atas calon pasangan hidupmu.
Ajaklah pasanganmu untuk bertemu dengan pemimpin rohanimu, sehingga kamu dapat meminta pendapatnya atas karakternya. 
Pilihan dan keputusannya adalah hak-mu sepenuhnya, tetapi jika kamu belajar mendengarkan pendapat pemimpin rohanimu – maka kamu akan belajar hidup lebih baik. Pandangan pemimpin rohanimu tidak selalu benar, tetapi minimal kamu belajar mendengarkan pendapat dari pihak yang kamu hormati. Bila tidak setuju dengan pendapat-nya, bicarakan terpisah dari calon pasangan hidupmu dan diskusikan langkah-langkah apa yang sebaiknya kamu lakukan untuk memperbaiki hubunganmu dengan calon pasanganmu. 
Milikilah telinga yang mendengar dan hati yang belajar.

Perhatikan ke-5 point untuk meyakinkan dirimu tentang jodoh dari tuhan.
Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan untuk menikah, renungkan apakah ke-5 point diatas kamu mendapatkannya minimal 4 point pertama.
Jangan menikah hanya karena alasan setia, kasihan, pertimbangan status sosial, terlalu lama pacaran – tetapi kamu mesti yakin sepenuhnya bahwa dialah jodoh yang sepadan sepanjang sisa hidupmu !

Apakah kalau sudah dapat jodoh dari tuhan maka semuanya mudah?
Mendapatkan jodoh dari tuhan adalah awal yang baik. 
Setiap orang yang sepakat untuk menikah dengan seseorang, ketika mereka berdua mengucapkan janji nikah , lalu diberkati pernikahannya – saat itulah mereka harus yakin bahwa mereka sudah mendapatkan jodoh dari tuhan.

Mereka harus rela melupakan masa lalu mereka masing-masing dan membangun masa depan bersama.
Keduanya mesti sadar bahwa mereka baru memulai kehidupan pernikahan mereka. Jodoh dari tuhan baru awal proses kesatuan suami istri.
Keduanya mesti sadar saling membutuhkan dan saling mempengaruhi.
Keduanya mesti rela mau belajar dan mau berubah demi tercapainya tujuan pernikahan mereka.
Keduanya mesti sadar bahwa tuhan harus dilibatkan dalam semua proses pernikahan mereka. 
Kalau yakin jodoh dari tuhan maka harus yakin tidak ada masalah apapun yang bisa memisahkan mereka dari kasijh tuhan dan kesatuan suami istri , sampai maut memisahkan mereka.

Apa jadinya kalau kedua orang menikah dan tetap tidak yakin bahwa itu jodohnya? 
Maka ketika datang ujian dalam pernikahan mereka, sangat rapuhlah mereka untuk saling menyalahkan dan mudah berpaling kepada orang lain.

Kalau sudah rela, sepakat dan bertekad untuk menikah – maka sejak janji nikah diucapkan sejak itulah mereka saling terikat seumur hidup mereka.
Kalau ternyata ada banyak benturan dan masalah di depan – maka saat itulah campur tangan tuhan lebih diperlukan.

Bila yakin jodohmu adalah dari tuhan – maka kalian berdua masing-masing mesti memiliki hubungan pribadi dengan tuhan. 
Tuhan akan menjadi perekat di antara kalian berdua. 
Tuhan akan menjadi sahabat, penolong dan hakim yang adil untuk kalian berdua. Dan pernikahanmu adalah untuk digenapinya kepentingan tuhan dalam hidupmu berdua dan hidup orang lain.
Kalau kalian bertemu dengan jalan buntu – maka kalian akan mencari jalan keluar kepada tuhan. Secara konstruktif dan progresif kalian akan semakin yakin bahwa kalian disatukan tuhan dan kalian semakin tahu tujuan tuhan atas pernikahanmu.

Hidup pernikahanmu bukan hanya untuk kebahagianmu sendiri tetapi juga untuk kebahagiaan orang lain. Tuhan tidak membangun keluarga untuk manusia membangun kerajaan bagi dirinya sendiri tetapi untuk kepentingan kerajaan surga.
Kalau merasa jodoh dari tuhan, lalu menikah tetapi kemudian menyesal, apakah itu berarti tuhan salah pilih?
Tuhan tidak pernah salah pilih !!
Bagaimana pun menikah itu kesepakatan perjanjian dan kerjasama dua orang yang memiliki tujuan yang sama tentang pernikahan. 
Selama suami istri memegang tujuan tuhan dan memiliki kerelaan mau dibentuk – maka mereka tidak akan menyesal. 
Ketika bertemu dengan saat-saat sulit maka tuhan akan lebih dilibatkan. Tidak mungkin satu orang mutlak benar dan yang satunya mutlak salah. Biasanya keduanya kemudian memiliki andil dalam kesalahan rumah tangga mereka berdua.

Belajarlah menguasai diri, mengevaluasi diri, meminta maaf dan memberi pengampunan. Belajarlah memegang komitmen pernikahanmu di atas perasaanmu. Karena kalau masa kering pernikahan itu datang, maka komitmen atas perjanjian nikah itu yang tetap menyatukan dan menyegarkan kalian berdua.
Temukan keindahan dan sukacita dalam pernikahanmu, itu butuh kerelaan dan kerjasama kedua belah pihak. Tuhan ciptakan pernikahan untuk manusia dapat menikmati kebahagiaan di dalamnya.
[ cuplikan dari buku lipat “jodoh dari tuhan” ]
Tetap setia tetap semangat !

Monday, September 21, 2015

There is A Saviour (Heavenly Five)


There is a Saviour
What joys express
His eyes are mercy
His word is rest
For each tomorrow
For yesterday
There is a Savior
Who lights our way


In Your Presence 
There is Comfort
In Your Presence
There is peace
when We seek to know Your heart
we will find such blessed assurance
In Your Holy Presence Lord


Pertama kali saya mendengarkan lagu ini adalah ketika KKR Bahtera yang bertajuk His Manifested Presence. sebelumnya Pastor Petrus Agung menceritakan sebuah kisah yang tentang sebuah biola di tangan sang pembuatnya. "In The Master's Hands" saya tidak ingat seruntut cerita itu disampaikan, tapi kurang lebih cerita itu sebagai berikut:

alkisah seorang perajin Biola membentuk sebuah kayu dan mengukirnya menjadi sebuah biola yang cantik dan siap untuk dijual. Tak lama berselang, biola itu dibeli seorang Ibu yang putranya sedang belajar bermain biola. namun anak ini tidak memakai biola tersebut dengan baik. yang ada Biola yang indah itu menjadi rusak dan tidak terawat. Biola itu kian lama kian usang dan tidak terpakai. Sehingga biola itu pun disimpan begitu saja di gudang.

beberapa waktu kemudian, biola itu pun di lelang di sebuah pelelangan barang antik. Biola itu hanya biola usang dan tidak ada yang mau membelinya, bahkan untuk harga yang sangat murah. sampai kemudian seorang pria tua berdiri dan menghampiri petugas pelelangan. Diraihnya Biola itu dan diperbaikin beberapa bagian yang patah, dipasang kembali senar-senarnya dan dibersihkan setiap debu yang menempel di badan biola tersebut. Dengan lembut, dimainkannya biola tersebut. 

semua orang yang ada diruangan itu terperangah. nada lembut, sangat merdu keluar dari benda yang tadinya usang dan tidak ada nilainya tersebut. 

seorang kaya dengan pongah kembali menawar dengan harga fantastis, begitu pula beberapa orang lainnya. mendadak orang-orang yang tidak menghargai biola itu tadinya kini berebut hendak memilikinya.

namun sang pembuat biola tersebut hanya tersenyum, "Biola ini tidak aku jual"

begitulah, di tangan sang penciptanya, biola yang tadinya sudah kehilangan tujuan dia diciptakan tersebut kembali ke destiny nya, untuk apa dia diciptakanya.


bukankah ini mengingatkanmu pada seseorang? 

ini mengingatkanku pada ceritaku sendiri. 
betapa di hari aku mendengar pertama kali lagu ini, aku sedang kehilangan semangat, bahkan tujuan hidup. Aku putus asa dan kecewa. Aku sedang terpuruk dan tidak tahu apa tujuanku ada di setiap ibadah. apa yang Tuhan mau atas hidupku? setelah Tuhan meremukkanku sedemikian? 

tapi tidak ada gunanya aku terus berontak. aku tahu, di luar DIA aku tidak bisa apa-apa. saat itu lagu ini menyentuh kedalaman hatiku. 

aku ini bobrok. rusak. bisanya cuma menyakiti hatiNya saja
tapi bagaimanapun, hanya di tangan Penciptaku, aku dapat kembali memainkan nada-nada indah untuk kemuliaanNya

Kalau aku ada hari ini, semua karena Tuhan, Penciptaku, Penyelamatku, My Master, Dialah yang memungut biola jelek usang bobrok ini dan mengeset ulang semua bagiannya yang kendor dan memasang senar-senar baru sehingga nada-nada cinta kembali tercipta untukNYA.

Aku tidak bisa mengatakan betapa dalamnya lagu ini menggores dalam hatiku.
kekuatan sebuah lagu penyembahan hanya akan begitu lekat ketika kita mengalamiNya sendiri dalam hidup kita. Penyembahan yang hidup dari kedalaman dan pengalaman akan CintaNya.

His eyes is mercy ....
ketika aku goyah, aku mengingat tatapan cintaNya yang begitu dalam. Tidak ada yang begitu melegakan kecuali bersama denganNya. 

Sunday, July 26, 2015

Rules for Woman in Love (Rhema from Lady in Waiting)

SHALOM LADIES.

Ladies of Jesus sekalipun pasti pernah mengalami jatuh cinta kan ya?
Lupakan tentang pasangan yang tidak seimbang di dalam Kristus karena postingan kali ini justru saat kita sudah jatuh hati pada seorang pria yang "ideal" buat kita. 

Pernah nggak ladies suka susah nahan perasaan ladies dan malah agresif banget buat nunjukin perasaan ladies ke pria tersebut?
aduh, ga elegant banget sih ya!
kalau dunia bisa begitu, tapi Ladies of Jesus jangan deh, hmm, malu-maluin.
karena Tuhan yang membawa jodoh kita pada kita bukan kita ngejar-ngejar gitu. 

ahh, tapi itu saya sendiri alami kok Ladies. 
cuma waktu ngalamin itu, saya reread Lady In Waiting - sebuah buku yang keren banget, bisa dilihat resensinya disini.

Nah, kayak dibukain tuh sama Tuhan beberapa hal yang dulu udah dibaca sih tapi nggak mudheng alias dont understand. tiba-tiba bisa bikin rule seperti di bawah ini. rules ini buat jiwa kita sih, terutama dengan background Ladies yang merasa "pacar adalah segalanya", "butuh dicinta", "merasa tidak aman tanpa pacar" dan lain-lain.

So, here we go

Rule no 1. 
Berikan hatimu pd Tuhan ketika kau tengah jatuh cinta sekalipun. Kemukakan isi hatimu dihadapanNya. Pada dasarnya manusia itu butuh dicintai dan mencintai, tapi diluar TUHAN cinta manusia tidak akan ada yang memuaskan. ketika kita jatuh cinta, libatkan Tuhan didalamnya. Biarkan Tuhan tahu hati kita tanpa ditutup-tutupi. kalau kita berikan hati kita pada Tuhan, sekalipun kelak kita punya kekasih, atau saat kita patah hati, kita nggak  akan bilang dari dulu begitulah cinta deritanya tiada akhir seperti kata patkay itu. Karena Tuhan bisa kasih warning buat kita tidak jatuh hati terlalu dalam pada orang yang salah. 

Rule no 2. Kekang emosimu jgn terbawa nafsu (debaran2, rasa romantis yg tdk semestinya)
nah ini adalah penyakitnya Ladies yang suka drama, seperti saya, duh, yang kayak gini memang harus rajin-rajin ditengking, dicabut, dikebasin dari hidup kita. karena emosi yang tidak dikekang bisa sangat liar lho. emosi disini termasuk jatuh cinta. nah, gimana donk masa jatuh cinta nggak boleh berdebar-debar? hmm, kalau menurut saya, sewajarnya aja. Maksudnya, tahan diri kita biar tidak terus menerus memikirkan si diaaa terussss.  Kalau menyukai dengan cara sehat kita bisa membagi perasaan kita dengan semestinya.

Rule no 3. Tidak ada! Manuver manipulasi. Bersikap apa adanya. Biasa saja. Bersahabat spt yg lain.
JANGAN LAKUKAN APAPUN! hmmm, maksudnya, jangan tergoda buat bbm or sms dia duluan deh, dan mereka-reka topik pembicaraan hanya karena ladies pengen tahu reaksinya. Tunggu aja deh mereka yang bergerak, kalau memang mereka punya perasaan yang sama. Jangan istimewakan dia lebih dari yang lain, jangan langsung menjawab ketika dia bbm, jangan seolah-olah kamu desperate banget sama dia, jangan bikin meme2 atau postingan di sosmed dimana dia ada agar dia komen.
mungkin ladies bertanya: yah namanya juga jatuh cinta, bagaimana bisa?
well, rule 2 harus benar-benar dilakukan dlu deh! restrain your emotion! jangan diumbar2 emosinya yah. disini kita belajar penguasaan diri juga penting!

Rule no 4. Dont blow your fantasy. Jgn berfantasi pra nikah hny gara2 satu atau dua perhatian kecil.
dont blow your fantasy artinya ketika dia baru nyapa kamu aja, jangan langsung terbayang kamu bakal married sama dia, pake gaun apa, anaknya berapa... aduhhh, just dont blow your fantasy! belum tentu juga jadi sama dia, ya kan?! maksudnya fantasi pra nikah itu gitu. 

Rule no 5. Jangan memperdaya dirimu dg mendahului Tuhan dg memberi harapan palsu pd diri sendiri, merasa dialah sang Boas yg kau nanti
ini penting juga dan hampir sama dengan Rule no.4 . Kadang yang bikin kita patah hati dengan sangat itu karena kita memperdaya diri kita sendiri, meng-PHP diri kita sendiri. Kalau kita mendahului Tuhan juga gitu, kita merasa lebih tahu dari Tuhan dengan bilang, Tuhan yang ini cocok buatku, karena ini gini gitu gini gitu bla bla bla... padahal yang kita lihat tuh cuma sekian meter ke depan, sementara Tuhan itu tahu dari awal sampai akhir, karena Tuhan itu alpha dan omega. santai saja, mengalir sama Tuhan. 

Rule no 6. Periksa motivasi diri seblm melakukan apapun hny karena ingin dilihat olehnya.
Oke mungkin kita sudah berhasil dalam tahapan tidak bermanuver. tapi apakah kita masih punya perasaan ingin membuat dia terkesan dengan sesuatu yang dia suka? well, berarti kita nggak tulus donk. motivasinya bercabang hati. padahal kita harus melakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia. Jangan lakukan bantuan apapun untuk teman pria yang anda suka apa yang TIDAK akan kamu lakukan untuk teman wanitamu.

Rule no 7 menjadi wanita yg puas dg berhenti mencoba mengatur Tuhan dg syarat2 yg kau rasa pas unt hidupmu. Yakinlah dg jalanNya dlm hidupmu.
Kesombongan adalah memandang diri lebih tinggi dari yg seharusnya dlm konteksku : merasa pantes mendapatkan yg lebih dari yg ada selama ini. Pacar yg lbh rohani, lbh kaya, baik dll. Padahal aku tidak serohani itu. 
ingat, sejenis menarik yang sejenis. Kalau di dalam kita masih amburadul, ya kemungkinan besar yang datang mendekati kita ya amburadul. sekalipun luarnya kita keliatan oke lho. hmm, jadi bisa dilihat kira-kira dari mantan kita yah orang seperti apa sebenarnya dalamnya kita nih. hehehe.

well, saya sendiri masih terus dalam bergumul untuk mengerti jalan Tuhan dan rencanaNya. yang paling penting jangan biarkan hidup kita hanya berpusat pada keinginan untuk mencari pasangan hidup dan sebagainya. enjoy your life, bergaullah, lakukan banyak hal-hal baik dan bermanfaat bagi orang lain. 

sedikit kesaksian dariku, aku sudah sekitar 1,5 th an single dan masih menunggu PH yang dari Tuhan. Aku sendiri tidak tahu seperti apa ke depannya. tapi jujur hari-hari ini aku merasa lebh hidup dengan cara berbagi "hidup" dengan orang lain" entah itu dengan mengajar di rumah singgah, dengan fokus pada murid-muridku di sekolah, pelayanan, terlebih bisa lebih dekat dengan Tuhan Yesus. 

kalau bisa dikatakan, aku merasa jauhhh lebih baik ketika saat ini aku "single" dibanding ketika aku punya pasangan dulu. Saya tidak berkata bahwa saya dulu tidak bahagia dengan pasangan saya. tapi energiku lebih banyak terfokus pada pasangan dan hubunganku. belum lagi kalau sedang ada selisih pendapat. ketika pertama kali kami putus, seperti wanita lainnya aku sangat down. tapi lama kelamaan, aku belajar menerima dan melihat keputusan dan rencana Tuhan buat saya sungguh lebih indah. Lebih lagi kalau ada teman yang sudah nikah. kadang masih terbersit pikiran: coba dulu nggak putus pasti gue udah nikah juga. tapi langsung deh ditengking tuh suara. gimana lagi, kesalahanku yang dulu udah terlanjur terjadi dan yang sekarang Tuhan yang pegang kendali. biar apa kata Tuhan aja deh. Tapi bener sangat bersyukur karena tanpa "pasangan" pun aku merasa begitu lengkap. 

Di hari-hari ini, Tuhan ubah paradigmaku. dulu aku berpikir setelah menikah aku bakal off pelayanan dan bakal jadi orang biasa aja kerja dan ngurus keluarga segala macem. tapi semakin Tuhan bawa dan tangkap hidupku, aku memilih untuk jika menikah kelak, berdoa untuk dia yang sepadan dan bakal terbang bersama pada panggilan kami. yang bisa mendukung dan menopang, tidak menghalangi atau membebani untuk berlari mengejar Tuhan. bahkan berdua lebih baik dan lebih luar biasa dalam Tuhan.

pada akhirnya, biar semua mimpi, harap, cinta kita kembali dan menjadi milik TUHAN YESUS KRISTUS seutuhnya. sampai kita kembali padaNYA saat DIA datang sebagai mempelai yang tidak bercacat cela. 

amien.

lots of love
NAOMI NADIA


Monday, June 1, 2015

ORANG BERPENGERTIAN BERKEPALA DINGIN



Orang yg berpengetahuan menahan perkataannya, Orang berpengertian berkepala dingin - Amsal 17:27-
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yg sabat memadamkan pertengkaran. -Amsal 15:18-

Seringkali saya dg mudah terpacu dengan sedikit perkataan nylekit yg keluar dr anak didik saya. 
Dan langsung marahlah saya krn saya merasa disepelekan, tdk dihargai. Sebenarnya harga diri saya yg kena. 

Saya kdg bingung hrs menjadi guru spt apa. Maksudnya, saya biasanya apa adanya, tp di sekolah saya terkesan kaku dan tdk bisa tersenyum demi jaga image. Tp itu semakin membuat saya tdk disukai. 
Padahal saya pada dasarnya aangat suka menyapa dan berguyon ria dg anak2.

Kerinduan saya bisa menjadi teman dan guru yg disayangi. Tapi semakin disini semakin saya salah memposisikan diri.  saya spt menjaga jarak dg mereka karena jaim. Dan spt ada tulisan di leher saya "membungkuk pada saya, hormati saya krn saya guru anda!"

Saya merasa sngat diabaikan jika hal itu terjadi. 
Dan saya marah dg cepat. 

Lalu, dg perbantahan yg tdk hrs terjadi ketika saya seharusnya saya sabar.

Kenapa saya harus sabar?
Karena mereka anak2, mereka butuh penjelasan dg sabar n lemah lembut  

Kenapa hrs lemah lembut?
Karena saya yg lebih dewasa. 
Akan sangat bodoh meminta anak yg 10 tahun lebih muda drpadaku pd usia remaja mereka dg jiwa berontak yg lg tinggi2nya dan menanggapi sikap berontak mereka dg ancaman dan gertakan. Mereka pasti akan menyerang dan makin berontak. 

Ahh, sakit rasanya mengetahui betapa bodohnya aku selama ini Tuhan. 

Maksudku, tindakanku sangat berbeda dg pengetahuan dasar yg aku tau. 

Tapi pengetahuan yg hanya sampai di otak memang hanya jadi teori. 

Butuh kejadian yg menyadarkan jiwaku sehingga pengetahuan itu masuk dlm hatiku. 

Ahh, sakit dan malu rasanya. 
Tapi aku mau belajar jujur di hadapan Tuhan dg mengakui aku apa adanya. 
Ini aku Tuhan, ini aku... 


Saturday, March 7, 2015

Kembali Berjalan BersamaNya

Ada saat dimana kita terhenti karena ternyata jalan yang kita tempuh sudah sangat menyimpang. Disaat itulah aku melihat Sisi lain dari Tuhan yang mendidikku dan mengiringku ke jalan yg benar agar aku tdk binasa.
HE LOVES ME, HE CERTAINLY DOES

Ya, selama 2 tahunan ini aku sempet berhenti menulis tp Tuhan bknnya tdk bekerja didlm diriku, bahkan lebih lagi.

Ku pikir selama ini aku sudah sangat baik tp ternyata kenyataan pahit bagaikan pedang yeng menusuk sendi dan sumsum memisahkan kebenaranku sendiri dg kebenaran yg dari Tuhan.Tegurannya yg sangat pahit aku harus telan.

And then i realized THE REAL ME
I'm finding my true self
Karena DIA tdk pernah melepaskanku

Kini aku kembali berjalan bersamaNya
Mengebaskan debu yang ada selama aku jatuh dan terus bergulat dgNya dan diriku sendiri...
Melalui airmata, kemarahan, kegeraman, tidak terima, jatuh bangun intimidasi dan banyak hal lainnya...

Seperti Petrus yg akhirnya mengenali dirinya sendiri dan hilang semua kepongahannya dan sok pahlawannya...
Semua hanya karena Oleh karena kasih karuniaNya..

Now i set my eyes upon Jesus and pressing myself toward the goal.
Never give up, finish strong ❤
R





Friday, February 7, 2014

A Sweet Psalm for My Father


I will take Your Hand, O Lord
My Loving Father
Who created me even before the time began

Today i will walk with my hand in GOD
because the greatest thing in all my life is knowing YOU
and I expect this special day for me,
when YOU commanded me to be on my destiny
to be where i am now
just to spend it with YOU
taste YOUR loves
as long as I live

Lord, O GOD
my Saviour, My Song
How great is Your love for me
i was ruined
i was broken
i was bad
i was about against You

but Your Love is greater than my being
Your Love is greater than my universe
Your Love defeated my selfishness
Your Love makes me whole

teach me o Lord,
to life in Thy path

teach me to be like You
with Your unselfish love
and tender care toward who was broken

teach me O Lord, to be Your precious daughter
before Your own heart
that's the only prayer i could have
for choosing me...
molding me...
filling me up...
and forgiving me
after broke Your heart so millions times

Lord, Take me as Yours
take my heart as Yours
take me, all i am
coz i am Yours
even before when the time began

and in Your sight, You knows my days even before i lived on them
in Your Book of Life, You had written it all
YOU alone are my strength, My shield
in You alone, my spirit yield


Friday, August 23, 2013

Yeshua Ohav oti

Yeshua Ohav Oti

Biar hatiku bisa mencintaiMU
Lebih dari apapun juga
Tanamkan cintaMU dalam hidupku
Agar ku bisa sebarkan ke dunia

Hanya berjalan denganMU
Duniaku berubah
Dari keterpurukan menjadi indah
Karna cintaMU, Engkau angkatku
Ke tempat tertinggi dan tetap hineni

Reff :
T'rima kasih Tuhan untuk semuanya
CintaMU yang kekal
Mengalahkan cinta yang di dunia
Terima kasih Tuhan untuk semuanya
Tak ada yang bisa mencintaiku
S'perti Engkau mencintaiku

Bridge :
Yeshua ohav oti 4x



Di hari-hari ini Tuhan membawaku pada hari-hari yang ajaib, dengan cintaNYA yang ajaib. Aku sadar, saat ini DIA melatihkan, mempersiapkanku untuk naik ke level yang selanjutnya. Dan satu bagian kecil dari jiwaku tengah dibereskanNYA. Saat DIA mulai jamah bagian itu, aku mengaduh “Tuhan, kok aku masih punya yang kayak gini? Dalam level ini, harusnya aku kan ga punya yang gini-gini, kok aku malu ya Tuhan. Memperlihatkan di hadapanMU saja sebenarnya aku malu.” 

Tapi dengan lembut DIA berkata, “Nak justru karena Aku mempersiapkan engkau untuk next level, hal ini keliatannya kecil tapi akan sangat menghambat perjalananmu ke depan.”

Aku sadar, mau tidak mau, aku harus lulus di sini.
Harus menang di area ini.

Di level selanjutnya, hanya ada Tuhan dan aku.
Hanya ada kemurnian,
 Passion tidak akan pernah menyala dengan hebat tanpa kemurnian dan cintaNYA
cintaNYA mengalahkan kepahitan,
cintaNYA memuaskan

secara manusia Rohani, Tuhan sudah bekali dengan otot iman yang kuat
tapi secara jiwa, Naomi masih gadis kecil yang suka menangis meronta meminta apa yang sebenarnya tidak berguna baginya.

Yeshua Ohav oti ...

Pada akhirnya aku meletakkan kembali semuanya, hati, kerinduan, kemanisan, keindahan, kesehatan, kelimpahan, pengampunan, keluarga, harapan bahkan keinginan dicintai dan bahagia, semuanya toh dariMU... i love YOU, i really mean it. –Lydia Paely Wijaya-
 
Keinginan untuk dicintai dan bahagia...

Siapa yang tidak inginkan itu?
Buat orang-orang tertentu, kerinduannya dicintai sangat besar, sampai siapapun yang mencintainya akan dipuja sedemikian rupa. Kebutuhan di jiwa yang besar itu membuat kita bisa saja memilih orang-orang yang salah, berpikir cinta manusia dapat memuaskan kita.

Buatku...

Keinginan itu, masih sama besarnya. Keinginan u
ntuk dicintai, mencintai dan bahagia. Dan bahagia menurutku, dengan cetakan jiwaku yang belum benar, bahagia adalah berkeluarga dan memiliki orang yang kita kasihi, dan dicintai semua orang, diterima semua orang.

Namun,
Di waktu-waku tertentu, seolah Tuhan sengaja “menabrakkanku” pada situasi : tertolak, kesepian, sendiri, patah hati, merasa ditinggalkan...

Berkali-kali aku harus terpuruk dalam mengasihani diri sendiri, merasa tidak pantas dicintai. Sampai tanganNYA sendiri memelukku dan berkata dengan lembut, “ini baik untukmu, agar engkau tahu, CintaKU lebih besar dari apapun. Ini baik untuk melatih jiwamu bersandar hanya padaKU.”

Yeshua Ohav Oti...
Karena tidak ada yang bisa mencintaiku, seperti Bapa mencintaiku
Sejauh apapun dan sebanyak apapun manusia yang kutemui
Tanamkan cintaMu, kemurnianMU, kemanisanMU, api geloraMU, semangatMu, pelukanMU, detak jantungMU, hadiratMU...
Sampai seluruh sel ku bisa berkata, “Tuhan, Kau saja cukup bagiku.”

Partners