Monday, June 1, 2015

ORANG BERPENGERTIAN BERKEPALA DINGIN



Orang yg berpengetahuan menahan perkataannya, Orang berpengertian berkepala dingin - Amsal 17:27-
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yg sabat memadamkan pertengkaran. -Amsal 15:18-

Seringkali saya dg mudah terpacu dengan sedikit perkataan nylekit yg keluar dr anak didik saya. 
Dan langsung marahlah saya krn saya merasa disepelekan, tdk dihargai. Sebenarnya harga diri saya yg kena. 

Saya kdg bingung hrs menjadi guru spt apa. Maksudnya, saya biasanya apa adanya, tp di sekolah saya terkesan kaku dan tdk bisa tersenyum demi jaga image. Tp itu semakin membuat saya tdk disukai. 
Padahal saya pada dasarnya aangat suka menyapa dan berguyon ria dg anak2.

Kerinduan saya bisa menjadi teman dan guru yg disayangi. Tapi semakin disini semakin saya salah memposisikan diri.  saya spt menjaga jarak dg mereka karena jaim. Dan spt ada tulisan di leher saya "membungkuk pada saya, hormati saya krn saya guru anda!"

Saya merasa sngat diabaikan jika hal itu terjadi. 
Dan saya marah dg cepat. 

Lalu, dg perbantahan yg tdk hrs terjadi ketika saya seharusnya saya sabar.

Kenapa saya harus sabar?
Karena mereka anak2, mereka butuh penjelasan dg sabar n lemah lembut  

Kenapa hrs lemah lembut?
Karena saya yg lebih dewasa. 
Akan sangat bodoh meminta anak yg 10 tahun lebih muda drpadaku pd usia remaja mereka dg jiwa berontak yg lg tinggi2nya dan menanggapi sikap berontak mereka dg ancaman dan gertakan. Mereka pasti akan menyerang dan makin berontak. 

Ahh, sakit rasanya mengetahui betapa bodohnya aku selama ini Tuhan. 

Maksudku, tindakanku sangat berbeda dg pengetahuan dasar yg aku tau. 

Tapi pengetahuan yg hanya sampai di otak memang hanya jadi teori. 

Butuh kejadian yg menyadarkan jiwaku sehingga pengetahuan itu masuk dlm hatiku. 

Ahh, sakit dan malu rasanya. 
Tapi aku mau belajar jujur di hadapan Tuhan dg mengakui aku apa adanya. 
Ini aku Tuhan, ini aku... 


Saturday, March 7, 2015

Kembali Berjalan BersamaNya

Ada saat dimana kita terhenti karena ternyata jalan yang kita tempuh sudah sangat menyimpang. Disaat itulah aku melihat Sisi lain dari Tuhan yang mendidikku dan mengiringku ke jalan yg benar agar aku tdk binasa.
HE LOVES ME, HE CERTAINLY DOES

Ya, selama 2 tahunan ini aku sempet berhenti menulis tp Tuhan bknnya tdk bekerja didlm diriku, bahkan lebih lagi.

Ku pikir selama ini aku sudah sangat baik tp ternyata kenyataan pahit bagaikan pedang yeng menusuk sendi dan sumsum memisahkan kebenaranku sendiri dg kebenaran yg dari Tuhan.Tegurannya yg sangat pahit aku harus telan.

And then i realized THE REAL ME
I'm finding my true self
Karena DIA tdk pernah melepaskanku

Kini aku kembali berjalan bersamaNya
Mengebaskan debu yang ada selama aku jatuh dan terus bergulat dgNya dan diriku sendiri...
Melalui airmata, kemarahan, kegeraman, tidak terima, jatuh bangun intimidasi dan banyak hal lainnya...

Seperti Petrus yg akhirnya mengenali dirinya sendiri dan hilang semua kepongahannya dan sok pahlawannya...
Semua hanya karena Oleh karena kasih karuniaNya..

Now i set my eyes upon Jesus and pressing myself toward the goal.
Never give up, finish strong ❤
R





Saturday, August 2, 2014

Kejujuran - from Your Trueself You Find HIMSELF-

Beberapa saat yg lalu aku mengalami hal yg sangat tidak mengenakkan seumur hidupku. Buatku hari2 itu rasanya ga bisa melakukan apapun dg benar.

Saat-saat dimana aku tanpa sadar menentang Penciptaku n berteriak tidak bersalah.

Saat itu entah knp aku seperti buta tidak bisa melihat kesalahanku.
Dan dalam kesombonganku aku berkata " bukankah seusai sekolah itu aku melayani bahkan lebih wah dari yg dulunya?"

Tapi kenapa Tuhan dtg pdku dg teguran yg sangat keras. Bahkan "mengancam". Sejujurnya sampai beberapa waktu yg lalu aku msh berusaha berkilah bahwa aku tidak salah.

Pada akhirnya didikan Tuhan lah yg aku alami. Keras dan sakit sejujurnya.

Hari hari itu aku meronta. Berontak. Marah.

Sejujurnya aku tidak sadar bagaimana sampai DIA berhasil membawaku kembali.

Ya, DIA MENGHANCURKAN KEANGKUHAN KU
DIA MERENDAHKANKU
DIA MEREMUKKAN
DIA MENJINAKKAN KELIARANKU
Sampai saat ini..

Tapi justru dr setiap peremukkan aku kenal diriku yg asli, yg tanpa topeng, yg ancur2an dg tabiat n keliaran bhkan kebuasan yg menakutkan. Ya, Dia mulai bukakan. Dia mulai bongkar. Hari demi hari.

Sungguh palsu hari-hari yg lalu..
Klo datang berdoa, sejujurnya hatiku ngomong apa itu yg aku katakan sm Tuhan.

Ya, itu adalah cara Tuhan mengajariku lewat kakak Rohani ku d grj. Jujur sama Tuhan.

Dari keterbukaan itu aku mengalami byk pemulihan ataupun proses.


Jujur itu apapun yg timbul di hatimu
Jujur itu ngmg sekalipun sakit ngmg sakit. Jgn tutupi dg blg "aku rapopo"

Dan itu menyembuhkanku.

Sejujurnya aku belajar byk hal dan menikmati byk hal baru sekalipun ketika baru akan menghadapinya aku takut. Tapi kini aku tahu, bahkan dlm setiap detil hidupku, DIA Tuhan yg berkehendak. Semua baik.

Bahkan dlm didikanNya aku temukan DIA ngajari aku bahkan ketika aku sendirian.
Aku menemukan sebuah kunci berharga dlm perjalanan bersamaNya : JUJUR
sepahit apapun.

Bahkan kini aku melewati masa2 yg berbeda. Dulu aku bergantung dg pacar. Skrg tdk ada lg kekasih, setiap kali aku berbincang dg DIA. Setiap mimpi, ide, kesepian, kesakitan, dll. Aku temukan sahabat sejatiku.

Aku tidak akan pernah tau kalau aku tdk mengalami ini semua

Dan Pengenalan akn PribadiNya terasa lebih menyenangkan di banding hari2 ku yg dulu.

Ini kisahku.
Apa kisahmu?


Partners